Tampilkan postingan dengan label Marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marketing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

6 Usaha Marketing Revolution dari Buku Marketing Revolution


Apa sajakah 6 Usaha Marketing Revolution? Ini dia penjelasan singkatnya :

1. Fokus mendatangkan calon customer lebih dulu & lebih banyak

Bagaimana caranya mendatangkan calon customer ke tempat usaha kita? Cara terbaik yang diutarakan Pak Tung adalah dengan memasang iklan dengan headline yang powerful. Coba kita perhatikan iklan-iklan yang ada di koran atau majalah. Iklan yang bagaimanakah yang menarik perhatian anda? Iklan yang seperti apakah yang menarik anda untuk melakukan aksi baik itu mencoba menelpon atau membeli?

Iklan yang bagus menurut Pak Tung bukan sekedar mengingatkan, tapi juga menawarkan sesuatu yang memenuhi 3 kriteria USP (Ultimate Advantage, Sensational Offer, Powerfull promise). Untuk penjelasan lebih lanjut akan saya bahas pada artikel berikutnya.

2. Mengubah calon pembeli menjadi pembeli

Pernahkan anda berkeliling di mall dan memperhatikan begitu banyak calon pembeli lalu lalang? Apakah mereka berbelanja di semua toko? Toko yang bagaimana yang menarik perhatian pembeli?
Berikut beberapa cara yang bisa digunakan :


- Mengubah layout toko (misal : letak odol dekat dengan sabun)
- Memberikan garansi produk maupun jasa
- Melakukan demo produk
- Meminta testimoni positif dari para pelanggan
- Mempermudah pembayaran misal : bisa melakukan pembayaran dengan kartu kredit

3. Memperbanyak pembelian per customer 

Untuk meningkatkan omzet penjualan bisa dengan cara memperbanyak pembelian per customer. Adapun cara-cara yang biasa digunakan :
- Menawarkan paket diskon lebih banyak, terutama pada hari raya dan hari libur
- Memberikan Check List, yaitu daftar barang yang cocok dengan yang diperlukan

4. Mempersering pembelian per customer

Pembeli harus dibuat puas dengan produk atau jasa yang kita jual sehingga mereka sering melakukan transaksi dengan kita. Usahakan agar mereka menjadi pelanggan kita. Banyak cara-cara yang bisa dilakukan misalnya :
- Memberikan servis produk dan jasa yang terbaik.
- Melakukan kontak rutin kepada pembelinya lewat email, telepon apabila ada produk baru
- Memberikan Voucher Gratis. Misal : 10X cuci gratis 1 kali
- Katakan kalimat sederhana ini : “besok datang lagi pak..”
- Adakan hadiah berseri berbeda tiap minggu, jadi mereka harus datang tiap minggu.

5. Memperbanyak konsumen memberi referensi

Setelah membuat pelanggan kita puas dengan pelyanan kita usahakan agar pelanggan tersebut memberikan referensi kepada teman-temannya. Salah satu caranya adalah apabila pelanggan itu mengajak teman berbelanja ke tempat kita, maka mereka akan mendapatkan diskon.

6. Meningkatkan margin
Logikanya, kalau margin meningkat akan meningkatkan keuntungan kita.
Bagaimana caranya meningkatkan margin? Berikut contoh sederhananya :
  • Apabila kapasitas/permintaan rame, tingkatkan harga, maka margin bertambah. Ini biasa dilakukan saat kita membeli tiket pesawat pada musim liburan atau hari raya.
  • Mengurangi biaya minimal 10%. Biaya yang dimaksud adalah biaya telpon, listrik, kertas, dll..
  • Fokus pada produk yang laku dan margin bagus. Misalkan kita punya toko buku maka fokuslah menjual buku yang best seller dan banyak dicari pembeli.
  • Beli dalam jumlah besar sehingga dapat diskon lebih banyak.
  • Hentikan iklan yang tidak menghasilkan
Semoga Bermamfaat

Minggu, 11 Maret 2012

Strategi Word of Mouth Marketing

Word omoutmarketing merupakan jenis pemasaran yang paling disukai oleh perusahaan. Pelanggan membicarakan brand kepada keluarga dan kerabatnya. Sementara itu, perusahaan tidak perlu mengeluarkan anggaran iklan sampai triliunan rupiah. Padahal yang benar adalah fokus meningkatkan kualitas produk, dan layanan yang mampu memberikan pelanggan pengalaman yang luar biasa justru akan merangasang terjadi'a buzzing WoM, itulah yang dapat menjadikan brand produk atau perusahaan makin hari tambah booming. Dan sebagai berikut strategi yang dapat merangsang terjadinya WoM...

1.Mendalami Prilaku Konsumen
Tanyakan pada pelanggan mengenai hubungan antara produk/layanan dengan mereka: apa yang mereka beli, motivasinya, lalu apa yang mereka rekomendasikan kepada temannya. Selain itu, tanyakan juga sosial medianya misalnya apakah chat room, twitterfacebookblog atau lainnya. Dengan demikian, maka marketer akan memahami value utama di mata pelanggan mengenai produk/layanan yang ditawarkan.
2.Bantu Membuat Tulisan 
Pelanggan juga perlu distimulasi untuk meneulis, dan mungkin butuhbantuan lebih untuk merangkai kata-kata. Sehingga, marketer mungkin dapat mengajarkan kepada pelanggan bagaimana menuliskan sebuah review , dan menjelaskan keunikan dari perusahaan.


3.Memupuk Rasa Memiliki
Orang biasanya sering jika dilibatkan dengan produk/layanan yang mereka sukai. Marketer dapat meminta arahan atau masukan kepada sekelompok pelanggan terkait dengan sejumlah inisiatif maupun langkah pemasaran. Ini akan memberikan sensof belonging kepada pelanggan terhadap perusahaan, sehingga otomatis mereka menjadi advocate bagi produk atau perusahaan.


4.Membuat Bahan Publikasi
Pelanggan biasanya punya pengalaman unik ataupun testimonial mengenai produk. Marketerdapat memanfaatkannya dengan cara merekamnya lewat video,melakukan wawancara dengan pelanggan terkait pengalamannya. Ini merupakan pengalaman original yang berharga. Atau selenggarakan customer gathering dimana pelanggan bisa saling sharing mengenai pengalamannya dengan brand yang sedang atau akan ditawarkan.


5.Memberi Kejutan
Memberikan kejutan kepada pelanggan. Kejutan ini bisa apa saja, berupa pelayanan yang tidak mereka perkirakan, hingga recovery yang jauh melampaui ekspektasi. Intinya adalah Anda memberikan suatu pengalaman pelanggan yang tidak terlupakan, dan mendorong mereka untuk berbicara mengenainya. Contohnya adalah pelanggan yang dikirimi sepatu baru tidak sampai 24 jam setelah ia menelpon ke gerai sepatu karena sepatu yang dipesannya terlalu kecil.


6.Memberi Rewerd
Ketika pelanggan melakukan word omouth yang hasilnya memuaskan, maka berikan apresiasi kepada mereka. Misalnya salah seorang teman yang pernah memperoleh hadiah dari sebuah perusahaan karena memuat sebuah artikel mengenai produknya di blog. Selain itu, reward juga bisa diadakan sebagai pemicu, misalnya menyelenggarakan kontes. Kontes yang sedang marak sekarang adalah meminta pelanggan untuk menuliskan pengalamannya dengan suatu produk, dan perusahaan menyediakan sejumlah hadiah untuk pengalaman terbaik. Atau dalam bentuk “feed” Bisnis bagi pelanggan setia dengan lebih banyak informasi tentang produk-produk yang ditawarkan melalui e-mailnewsletter elektronik, brosur dan undangan khusus untuk acara makan siang yang sekarang ini sering dilakukan industri jasa. 


7.Menciptakan Produk Unik
Untuk menarik perhatian pelanggan dan berpotensi membuat mereka berbicara tentang hal itu dengan teman-teman, kerabat, dan kolega. Orang biasanya berbicara tentang hal yang menarik dan produk baru.


8.Mencari Pemimpin Opini untuk Berbicara Produk
Ketika orang-orang berulang kali menelepon perusahaan untuk meminta informasi atau mereka akan mengunjungi perusahaan secara teratur untuk mendapatkan informasi terbaru tentang produk.Orang-orang ini biasanya didorong oleh rasa ingin tahu, seorang innovator, aktivis danindulgensi. Ini merupakan sebuah bagi marketer untuk melacak dan merekrut mereka. Karakterristik ini membuat mereka menjadi trendsetter mengenai produk. Riset menemukan 60% pendapatleaders berpengaruh terhadap keputusan membeli, dalam beberapa kelompok sangat penting perannya dalam penyebaran WoM dan lebih terarah pada sasaran produk.


9.Identifikasi Pelanggan yang Melakukan Pembicaraan
Jika seorang pelanggan mengirim pujian ke perusahaan, tindakan yang harus diambil adalah tunjukkan perhatian perusahaan kepada mereka, beri mereka penghargaan kerena pujian itu, bisa dalam bentuk tawaran diskon produk, atau hosting peristiwa khusus untuk merangsang minat pelanggan lebih jauh, serta sampaikan surat ucapan terima kasih karena mereka telah meningkatkan kesan positif tentang bisnis yang kita jalankan. 


10. Gunakan Strategi Ofensif
Mengindentifikasi aktifitas-aktifitas yang merangsang rekomendasi positif, sangat penting dalam penggunaan strategi ofensif. Buatlah pengunjung merasa betah (di hotel misalnya) dengan memproviding wilayah yang nyaman dan memunkingkan para tamu untuk merasa seolah-olah ada di rumah sendiri. Lebih khusus lagi, buat ruang film di mana para tamu dapat menikmati filmpreferensi mereka dan pada saat yang sama di sediakan swalayan dengan minuman, popcorndan makanan ringan lainnya. Difesirensiasi elemen-elemen ini (baru atau menyenangkan bagi pengunjung) akan membuat mereka berbicara kepada teman-temannya tentang pengalaman yang sangat menyenagkan itu 



Sumber
Toko Perlengkapan Bayi dan Anak